Gara-Gara Coret Baliho, Oknum Polisi di Sangihe Aniaya Anak Yatim-Piatu

Bitungnews.com, Sangihe – Hanya karena mencoret baliho milik salah satu Calon Legislatif (Caleg), Syamsudin Makaluas (16) warga Kampung Bahu Kecamatan Tabukan Utara, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum anggota polisi berinisial AKM yang diketahui merupakan anak dari Caleg bernama Julista Lisade.

Akibat penganiayaan tersebut, kaki kiri korban patah dan wajahnya bonyok. Selain menderita fisik, korban dikabarkan mengalami trauma berat. Kasus penganiayaan terhadap ABG yang sudah yatim piatu itu, terjadi Jumat (15/3), ketika korban dijemput oleh seorang pria berinisial PM dirumah neneknya, kemudian dibawa ke tempat baliho itu terpasang. Saat ditanya siapa yang mencoret baliho tersebut, korban mengaku kalau dirinya hanya menulis tulisan kecil pada baliho itu.

Tak berselang lama oknum anggota polisi, datang kemudian membawa korban ke rumahnya di Kampung Naha. Setibanya di rumah pelaku, korban langsung diinterogasi oleh AKM. Ironisnya, meski korban telah mengakui perbuatannya, namun ia justru dianiaya hingga babak belur.

“Saat berada di rumah, saya disuruh push up hingga berkali-kali hingga terjatuh karena kelelahan. Saya sudah mengaku tidak ada orang yang menyuruh untuk mencoret baliho itu. Usai memberikan jawaban saya kembali ditampar,” ujar korban kepada awak media saat ditemui dirumahnya dengan kondisi yang tidak berdaya.

Korban juga menuturkan pada saat posisi sedang push up ia melihat seorang pria berbadan besar dan bertato datang dan langsung menendang kakinya hingga tersungkur. Tak hanya itu, korban kemudian dibawa ke garasi mobil lalu disuruh jongkok dan saat bersamaan ia kembali menerima tamparan keras.

Dari keterangan keluarga korban, saat mendapat kabar tentang penganiayaan tersebut, mereka langsung mendatangi rumah pelaku dengan maksud untuk membawa pulang Syamsudin, namun ibu pelaku, Julista Lisade tak mengijinkannya, karena harus menunggu anaknya (pelaku,red) pulang kantor.

“Kami sudah datang ke rumah mereka untuk menjemput Syamsudin, namun tak diijinkan oleh ibu Lisade, katanya harus menunggu anaknya pulang kantor,” ujar ibu Ana yang merupakan kerabat korban.

Menurut ibu Ana, korban nanti diantar Sabtu petang dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, tidak bisa berjalan dengan sempurna karena lutut kaki kirinya bengkak.

“Kalau mo bajalang korban harus menggunakan tongkat, karena lutut kaki bagian kiri bengkak akibat penganiayaan. Pun saat menjemput Syamsudin, para pelaku tidak memberitahukan kepada kami keluarga,” tutur ibu Ana.

Sebelumnya, Senin (18/3) korban sempat dirawat di Puskesmas Enemawira Tabukan Utara, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna, namun saat ini korban sudah kembali ke rumahnya meski kondisinya belum pulih. Pihak keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Kepulauan Sangihe, dimana prosesnya sementara berjalan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Sesuai pernyataan Kanit II Reskrim Polres Sangihe, Ipda Juknais Katiandagho, kepada wartawan mengatakan bahwa laporan dari pihak keluarga korban sudah masuk tahapan pemeriksaan saksi-saksi.

“Intinya aparat penegak hukum tak akan pandang bulu dalam menyelesaikan kasus ini. Upaya penyidik saat ini melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah korban dan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit,” ujar Katiandagho.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Sudung Napitu belum memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan yang diduga melibatkan anggotanya. Sementara itu, pihak keluarga korban yang berada di Manado, menyatakan akan membawa kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (allen/onal)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.