Ratusan Orang ABK PT. Pathemaang Raya Adukan Nasib ke DPRD

Ratusan ABK kapal ikan eks-asing mengeluh ke DPRD Bitung
Ratusan ABK kapal ikan eks-asing mengeluh ke DPRD Bitung
Bitungnews – Sebanyak 107 orang anak buah kapal ikan eks-asing, milik PT. Pathemaang Raya mengadukan nasib ke DPRD Kota Bitung, pada Jumat 5/8/2016. Mereka mengadu ke Wakil Rakyat, karena nasib mereka tidak jelas selama setahun lebih.

” Kami sudah mengadu ke Dinas Tenaga Kerja, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” kata seorang ABK Riston. Para ABK tersebut didampingi tim advokasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

” Kami mewakili para ABK, petusahaan harus bertanggung jawab, dan merealisasikan tuntutan para pekerja,” Kata Ketua tim advokasi SPSI, Estephanus Sidangoli. Sesuai Undang-Undang No 13 tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan, perusahaan tersebut harus membayar Uang tunggu, dan upah sisa kontrak selama 4 bulan.

Anggota Komisi A, DPRD Kota Bitung, Franky Yulianto, menerima pengaduan para ABK. Dia berjanji akan mengundang berbagai pihak seperti Disnaker, Kantor Kesyahbandaran dan Ototitas Pelabuhan, serta pihak perusahaan, dalam dengar pendapat, pekan depan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan di bawah Menteri Susi Pujiastuti, memberlakukan moratorium kapal ikan eks asing di perairan Indonesia, sejak November 2014. Kebijakan tersebut menyebabkan para ABK di PT. Pathemaang Raya, terpaksa harus dirumahkan. Dari kontrak kerja mereka selama setahun, baru mereka jalani delapan bulan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s