Tak Laporkan Dana Kampanye Tepat Waktu, KPU Batalkan Pencalonan No Urut 7

Pasangan No Urut 7 Ridwan Lahiya - Max Purukan saat ditetapkan sebagai Paslon No 7
Pasangan No Urut 7 Ridwan Lahiya – Max Purukan saat ditetapkan sebagai Paslon No 7
Bitungnews – Komisi Pemilihan Umum Kota Bitung, Sulawesi Utara, membatalkan pencalonan kandidat walikota dan wakil walikota Bitung Nomor Urut 7, Ridwan Lahiya dan Max Purukan. Pasangan calon dengan ‘wild card’ tersebut gugur sebagai calon karena terlambat memasukkan Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

” Kami sudah menjalankan aturan, sesuai Peraturan KPU No 8, LPPDK harus dimasukkan sehari setelah kampanye, yakni hari Minggu 6 Desember 2015,” kata Ketua Divisi Pencalonan KPU Bitung, Selvie Rumampuk.

Pasangan tersebut baru memasukkan berkas LPPDK pada Senin 7 Desember, dinihari. Akibat keterlambatan tersebut KPU Bitung menganulir pencalonan Ridwan Lahiya-Max Purukan.

” Sesuai aturan, kami telah mensosialisasikan pembatalan ini hingga ke KPPS, adapun dalam pencoblosan surat suara yang memilih No 7, dinyatakan tidak memenuhi syarat,” pungkas Rumampuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s