Inilah Temuan KIPP, Kampanye PAKAR Libatkan Anak dan Pelajar

Kampanye Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Stefan Pasuma-Mario Karundeng, eksploitasi anak dan pelajar berseragam (foto: KIPP)
Kampanye Kandidat Walikota dan Wakil Walikota Stefan Pasuma-Mario Karundeng, eksploitasi anak dan pelajar berseragam (foto: KIPP)
Bitungnews – Dibalik kampanye pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Stefan Pasuma dan Mario Karundeng di Lapangan Inkuasku kota Bitung, sejumlah pelanggaran ditemukan oleh Komite Independen Pemantau Pemilu kota Bitung. Sayangnya pelanggaran-pelanggaran tersebut tidak ditindak oleh Panwaslu.

” Dalam kampanye Pilkada tidak boleh melibatkan dan mengeksploitasi anak-anak, jika itu dibiarkan Panwaslu, itu penyesatan, artinya Panwaslu tidak paham pada Undang-Undang Perlindungan Anak,” kata Ketua KIPP Bitung, Robby Hulopi.

Menurut Robby Hulopi, Undang-Undang Pilkada tidak bisa berdiri sendiri, namun juga harus tunduk terhadap UU No 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan anak. Pelanggaran terhadap Pasal 87 UU PA, jika terbukti bersalah akan diancam hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

” Kami hanya kumpulkan bukti-bukti pelanggaran yang terjadi oleh semua kandidat, suatu saat pasti akan diperlukan dalam sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi,” tambahnya.

Seringkali dalam sidang sengketa Pilkada yang terbukti bersalah hanya tim suksesnya saja. Namun, jika kandidat juga terbukti bersalah, kemenangannya bisa dibatalkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s