PETI Gunung Botak Ditutup, Seribuan Penambang Asal Sulut Pulang

Penambang emas asal Sulut pulang kampung, karena PETI Gunung Botak ditutup.
Penambang emas asal Sulut pulang kampung, karena PETI Gunung Botak ditutup.

Bitungnews – Seribuan penambang emas asal Sulawesi Utara, terpaksa pulang kampung. Pasalnya pemerintah Kabupaten Buru menutup lokasi Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI), di Gunung Botak. Mereka tiba di Pelabuhan Bitung dengan menumpang kapal PT Pelni, KM Sinabung pada Kamis, 19/11/2015.

Informasi yang dihimpun bitungnews.com, penutupan lokasi PETI Gunung Botak, Kab. Buru, Provinsi Maluku, karena kerap terjadi tindak kriminal.

Kejadian terakhir pada 15 Nopember 2015, seorang penambang asal Kabupaten Kepulauan Talaud, luka parah terkena sabetan pedang, di lokasi tambang.

Selain itu, limbah pengolahan emas yakni Hydragyrum (Hg/ mercury) dianggap membahayakan lingkungan, meskipun PETI tersebut telah berlangsung selama 4 tahun.

Pulangnya para penambang, madati pelabuhan Bitung. Penumpang KM Sinabung, yang turun di pelabuhan Bitung sekitar 1200 orang. Sebagian besar adalah penambang asal Sulut yang mengadu nasib di Gunung Botak, Kab. Buru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s