Dituding Tak Kompeten, PPK Se-Kota Bitung Tantang DPRD Hearing Dengan Tim Sukses HH-FK

PPK Se-Kota Bitung Hadiri Forum pilkada Damai di Kompleks Sari Cakalang
PPK Se-Kota Bitung Hadiri Forum pilkada Damai di Kompleks Sari Cakalang

Bitungnews – PPK se- Kota Bitung, geram dengan tudingan Tim Sukses Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota, Hengky Honandar dan Fabian Kaloh, yang menyebut mereka tak kompeten menjadi Panitia Pemilu tingkat Kecamatan. tudingan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Tim Sukses Hanny Ruru, dalam pertemuan Forum Pilkada Damai, yang bertempat di Sekretariat Pasangan Nomor Urut 4 tersebut.

Tim sukses pasangan HH-FK, dalam sesi dialog mengkhawatirkan dugaan rekayasa penambahan jumlah pemilih dalam Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

” Jangan sampai Pemungutan Suara Ulang terjadi dalam Pilkada tahun ini, karena pertambahan pemilih saya anggap tidak rasional, dalam Pemilu legislatif  ke Pemilukada pertambahan pemilih mencapai sekitar 12 ribu orang,” kata Hany Ruru.

” Penyelenggara Pemilu di tingkat PPK seharusnya qualified dan kompeten sehingga benar-benar bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku, ” tambah Ruru.

Dalam pertemuan tersebut, anggota DPRD dari PKPI, Nabsar Badoa menegaskan pihaknya di lembaga legislatif akan melakukan hearing, jika terjadi rekayasa pertambahan pemilih dalam Pilkada kali ini.

Menanggapi pernyataan tersebut 8 PPK se-Kota Bitung, menegaskan siap dipanggil dalam dengar pendapat di DPRD kota Bitung. Jika DPRD tak mengundang mereka, PPK akan mengirim surat secara resmi ke DPRD, untuk melaporkan masalah ini.

” Kami sangat siap untuk dipanggil melalui hearing untuk mempertanggung jawabkan kinerja kami selama menjadi PPK, agar masyarakat secara gamblang dan tidak menjadi fitnah, ” kata Ketua PPK Matuari Hezky Goni.

” Kami ini bekerja bukan semata-mata kesejahteraan, tapi lebih ke pengabdian kepada bangsa dan negara agar Pemilukada kali ini berintegritas, buktinya kami belum menerima uang kehormatan selama 3 bulan, namun kami masih tetap kerja,” timpal Ketua PPK Girian Desly Sumampouw.

Menurut para PPK se-kota Bitung, yang ikut hadir dalam pertemuan Forum Pilkada Damai, mereka enggan berkomentar saat acara tersebut karena kesempatan yang terbatas.

” Menjadi PPK harus melalui tes tulis dan wawancara, bukan langsung ditunjuk, jika menyatakan kami tak kompeten berarti yang menyeleksi kami juga tak kompeten, padahal didalamnya juga melibatkan aparat Kepolisian,” pungkas Hezky Goni.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s