Polres Bitung Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Maxi Talane

Tersangka kasus pembunuhan dengan korban Maxi Talane peragakan 16 adegan.
Tersangka kasus pembunuhan dengan korban Maxi Talane peragakan 16 adegan.

Bitungnews – Jajaran Polres Bitung, Sulawesi Utara, menggelar reka ulang kasus pembunuhan Maxi Talane, pada hari Kamis 8/10/2015. Ratusan orang memadati tempat kejadian perkara di Rumah Makan Nasi Kuning, milik Komedian lokal, Amoy di jalan Manado-Bitung, Girian.

Aparat Polres Bitung tak mau kecolongan, hingga penjagaan super ketat dilakukan. Karena keluarga korban dari Desa Watudambo, Minahasa Utara, menggunakan 10 unit mobil untuk menyaksikan secara langsung jalannya reka ulang.

” Kami tetap harus melakukan reka ulang di TKP, karena harus diperagakan dengan kondisi yang sama, meskipun harus dijaga ketat,”  kata Kasat Reskrim AKP Rivo Malonda.

Dalam reka ulang tersebut 2 orang tersangka, yakni F dan TIS, memperagakan 16 adegan. Seperti diberitakan, korban Maxi Talane ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di DAS Girian beberapa hari setelah meninggal.

” Dari hasil otopsi dan reka ulang, korban Maxi Talane meninggal akibat luka tikam di punggung kanan. Organ vital korban, yakni hati rusak hingga menyebabkan meninggal dunia,” tambah Malonda.

Reka ulang tersebut menyebabkan macet total di jalan Manado-Bitung, selama sejam, meskipun Polisi telah mengalihkan arus lalu lintas ke jalan 46 dan Girian Bawah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s