Panwaslu: Dana Pengawasan Minim, Pilkada Bitung Terancam Tanpa Pengawasan

Komisioner Panwaslu, Roby Kambey
Komisioner Panwaslu, Roby Kambey

Bitungnews – Komisioner Panwaslu Bitung, Sulawesi Utara, Roby Kambey menegaskan bahwa Pilkada Serentak di kota Bitung terancam tanpa pengawasan. Hal ini disampaikan oleh komisioner bidang pengawasan dan penindakan, pada Rabu 16/9/2015.

” Sekarang saja dana kehormatan Panwaslu, Panwascam dan PPL, sudah 2 bulan belum terbayar, apalagi dana operasional selama 2 bulan belum terbayar, sehingga fungsi pengawasan tidak dapat optimal,” kata Kambey.

Seperti diberitakan, Pemda kota Bitung hanya mengucurkan dana untuk Panwaslu hanya 2,6 Miliar. Menurut Roby Kambey jumlah tersebut tak cukup untuk kegiatan pengawasan.

” Lebih baik Pilkada kota Bitung ditunda hingga 2017, kami lebih baik hanya menjalankan pengawasan Pilkada Gubernur, karena Panwaslu yang tak menggelar pemilihan walikota/ bupati, mendapat dana anggaran APBD Provinsi Sulut, Rp 4 Miliar,” tambah Kambey.

Menurut Roby Kambey, dalam pilkada kali ini Panwaslu mengerahkan tenaga Panwascam, PPL, untuk pengawasan dalam masa kampanye hingga 5 Desember. Sedangkan pada 9 Desember mengerahkan Pengawas di setiap TPS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s