Pemimpin Bitung Harus Berdayakan Pelaut

Calo Wakil Walikota, Petrus Singale
Calo Wakil Walikota, Petrus Singale

Bitungnews – Kota Bitung yang memiliki salah satu pelabuhan terbesar di wilayah Timur Indonesia, memiliki ribuan orang yang bermata pencaharian sebagai pelaut.  Namun seberapa besar perhatian pemerintah terhadap mereka ? Dan sejauh mana pengaruh penetapan Bitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dan International Hub Port, terhadap kesejahteraan pelaut ?  Berikut wawancara khusus bitungnews.com dengan salah satu Calon Wakil Walikota, Capt. Petrus Singale. Wawancara episode 1, mengenai keluhan pelaut dan solusinya, untuk episode 2, tentang penetapan Bitung sebagai KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan International Hub Port (IHP).

Selanjutnya bitungnews.com disingkat BN dan Petrus Singale (PS).

 

BN: Kenapa Bapak mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Walikota ?

PS: Saya prihatin dengan kondisi masyarakat kota Bitung, terutama mereka yang menggantungkan hidupnya sebagai pelaut.  Mereka membanting tulang untuk keluarga di Bitung, namun banyak sekali keluh-kesah mereka yang luput dari perhatian pemerintah.

 

BN: Kalau boleh tahu, apa saja keluhan para pelaut kita ?

PS: Banyak sekali, namun yang paling utama adalah gaji kecil, meskipun kualitas dan kemampuan mereka tak diragukan lagi. Hal ini terjadi karena sertifikat yang mereka pegang tidak ditingkatkan. Biaya pemutakhiran sertifikat seperti ANT (Ahli Nautika) dan ATT (Ahli Tehnik (mesin)) memang tak mahal, namun mereka harus mengikuti Diklat selama 3-6 bulan, di kota kota besar, seperti Makassar, Surabaya dan Jakarta, dengan biaya hidup ditanggung sendiri. Bukan hanya itu, pelaut saat ini harus memiliki sertifikat seperti BST, PSCRB, MFA, AFF, SAT, dan masih banyak lagi sertifikat, agar diperhitungkan perusahaan pemilik kapal.

 

BN: Program apa yang akan Bapak lakukan jika terpilih menjadi Wakil Walikota ?

PS: Saat ini para pelaut di Bitung, hanya bisa mengurus sertifikat Basic Safety Training (BST) dan Buku Pelaut. Ke depan saya akan perjuangkan semua sertifikat yang diperlukan pelaut, dapat diurus di kota Bitung. Pemerintah Daerah harus menyiapkan lahan untuk Pendidikan dan Latihan Pelaut, sehingga para pelaut di kota Bitung khususnya, dan Sulawesi Utara umumnya, tak perlu mengeluarkan biaya hidup yang besar untuk meningkatkan sertifikat.

 

BN: Untuk jangka pendek, apa program anda bagi para pelaut Bitung ?

PS: Saya tidak berjanji, namun saya akan membantu para pelaut untuk mendapat sertifikat yang diperlukan. Hubungi saya jika ada kesulitan mengurus sertifikat kepelautan.

(bersambung….)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s