PLURALISME

Pluralisme
Pluralisme
Desintegrasi bangsa akan selalu menjadi ancaman serius bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena bangsa ini terdiri dari ribuan suku bangsa, adat-istiadat, bahasa, dan keyakinan agama. Salah satu awal ancaman desintegrasi yakni dalam hal dasar negara, karena pemikiran para founding fathers terpecah menjadi tiga, pertama, yang ngotot Islam sebagai dasar negara, kedua Pancasila sebagai dasar negara, dan ketiga, ekonomi sosialis demokrasi sebagai dasar negara. Dengan musyawarah yang alot akhirnya para pendiri bangsa ini sepakat Pancasila sebagai dasar negara.

Dari contoh kasus tersebut, pelajaran yang kita petik untuk menjaga kelangsungan berbangsa dan bernegara jangan sampai terjadi diktator mayoritas ataupun tirani minoritas. Yang besar, banyak menindas dan yang kecil merongrong. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk/ plural.

Dalam tiga pekan terakhir kebersamaan dan kerukunan masyarakat kota Bitung diganggu dengan teror yang hingga saat ini belum dapat ditemukan oleh aparat Kepolisian. Yakni sekelompok orang yang meletakkan usus dan kepala babi di atas lahan yang akan dibangun masjid, di Perumahan Rizki, Kelurahan Girian Permai.

Karena polisi belum mampu menemukan pelaku teror, akhirnya terjadilah insiden bentrokan malam takbir. Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan, terhadap orang yang mengganggu takbiran. Polisi masih mendalami para pengganggu malam takbir untuk ditetapkan sebagai tersangka, karena mengganggu ketertiban umum.

Kita semua masih menunggu bagaimana Polisi menyelesaikan kasus tersebut. kita berharap polisi tegas dalam menyelesaikan kasus ini, karena kasus intoleransi akan berlanjut serta akan memicu konflik yang lebih besar, jika dibiarkan berlarut-larut.

Harapan kita bersama sebagai warga kota Bitung, pluralisme yang selalu kita jaga jangan sampai ternodai oleh sejumlah orang yang tak bertanggung jawab. Kita semua merindukan, saat natal sejumlah remaja masjid ikut mengawal sejumlah gereja, Demikian juga saat Idul fitri, Pemuda Gereja menjaga kekhusuan umat muslim beribadah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s