Ratusan Buruh di Kota Bitung Melakukan Aksi Demo, Meminta Ketua DPRD Bitung Mundur Dari Jabatannya

Ratusan buruh kota Bitung melakukan aksi demo
Ratusan buruh kota Bitung melakukan aksi demo
Bitungnews – Ormas Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPI) Sulawesi Utara dan juga Konfedarasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Sulawesi Utara, yang menyampikan aspirasi mereka yakni, menaikkan upah buruh, perbaiki jaminan kesehatan nasional tanpa batasan biaya, hapus sistem kerja outsourching, revisi UMP untuk Sulut menjadi 2.500.000 rupiah dan jalankan jaminan pensiun Tahun 2015, sekiranya apa yang diaspirasikan oleh kaum buruh bisa diterima dan dilaksanakan oleh pemerintah.

Sedangkan ormas Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Bitung, menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka yaitu, mendesak Gubernur Sulut merivisi UMP Sulut tahun 2015 sebersar 3 jutaan pasca kenaikan BBM, mendesak Walikota Bitung segera menerbitkan SK Dewan Pengupahan Kota Bitung segera dibuat peraturan daerah tentang perlindungan upah dan buruh lokal, hapus sistem kerja kontrak dan outsourching yang bertentangan dengan undang – undang ketenagakerjaan, serta laksanakan rekomendasi Komisi 1X DPR RI terkait outsourching di BUMN, evaluasi kinerja Disnakertrans Kota Bitung, tinjau kembali kenaikan BBM sebesar 2000/perliter, karena dampak kenaikan BBM menyebabkan harga – harga kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya yang menyusahkan rakyat, hentikan kekerasan aparat kepolisian dalam penanganan aksi aksi buruh, mahasisiswa dan rakyat Indonesia, meminta Walikota dan DPRD Bitung agar memperjuangkan adanya pengadilan hubungan industri yang ada di Kota Bitung, perbaiki program jaminan kesehatan nasional dan BPJS kesehatan khusunya terkait fasilitas klinik yang ada dirumah sakit, laksanakan jaminan pensiun per 1 Juli 2015 tanpa pentahapan untuk pekerja swasta, perhatikan nasib pedagang pasar Pinasungkulan Sagerat, perbaiki jalan – jalan yang rusak di Kota Bitung, Mendesak pimpinan DPRD Bitung untuk mundur, karena tidak aspiratif, aspirasi yang disampaikan tidak dilanjuti lewat hearing, mendukung moratorium menteri perikanan dan kelautan tangkap pelaku illegal fishing, stop pencemaran lingkungan, stop pemadaman listrik, dan dukung pemberantasan korupsi.

Demo damai dan juga tertibnya para buruh ini, dikawal ketat oleh aparat kepolisian Kota Bitung, yang mana aspirasi dan juga tuntutan mereka dilanjutkan ke DPRD Bitung, serta meminta kepada ketua Dewan Bitung, Laurensius Supit mundur dari jabatannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s