Ratusan Botol Miras di Musnahkan di Dermaga Pelabuhan Bitung

pemusnahan barang bukti
pemusnahan barang bukti
Bitungnews – Berbagai macam cara yang dilakukan oleh para pembisnis minuman keras (miras) jenis cap tikus ada – ada saja, kali ini petugas gabungan Marinir dan Sektor KPS Kota Bitung menemukan barang haram sebanyak 640 botol dalam kemasan botol Aqua 1,500 ml yang ditumpuk dalam sayur – sayur, diatas mobil pick up, dengan plat Polisi DM 8552 E, rencananya minuman haram tersebut akan dibawa ke Papua melalui kapal Pelni KM Tatamailau.

Aparat Gabungan Marinir dan juga Sektor KPS dalam rangka melakukan operasi rutin diwilayah pelabuhan Samudera Kota Bitung, kerena lebih memperketat area pelabuhan, yang mana memasuki bulan Desember dan juga tahun baru ini para pembinis miras semakin semarak.

Untuk lebih memperketat adanya penyuludupan miras seperti cap tikus perlu extra kerja yang lebih hati – hati dan juga sabar, karena setiap pemilik barang haram selalu memakai akal licik yang bisa menggelabui aparat yang sedang melakukan sweeping.

Maka dari itu, hasil sweeping yang membuahkan hasil, Marinir dan juga KPS menyita dan sekaligus melakukan pemusnahan dibuangnya kelaut dengan cara merobek botol – botol dengan sebuah sangkur, agar barang haram ini tidak layak lagi dimanfaatkan. Pemusnahan yang dilakukan diarea dermaga pelabuhan yang disaksikan oleh banyaknya warga, agar bisa menjadikan sebuah contoh bagi para pembisnis yang ingin melakukan hal seperti ini.

Intel Marinir Bitung, Kapten David Sewene mengatakan, operasi yang mereka lakukan diatas kapal Pelni maupun didermaga pelabuhan samudera Bitung, karena membantu tugas dari PT Pelni dan juga Sektor KPS, agar lebih memperketat adanya barang angkutan penumpang, seperti miras yang diseludupkan diatas kapal Pelni, makanya setiap barang bawaan dari yang kecil maupun yang besar milik penumpang diperiksa.

Kapolsek Sektor KPS Bitung, AKP Jounly Runtu menjelaskan, para pembisnis miras jenis cap tikus ini tidak ada kapok – kapoknya, meskipun sudah ditegur tetap saja mereka lakukan, dan banyak cara mereka lakukan agar barang mereka bisa lolos, contohnya minggu kemarin, yang mana anggotanya menemukan cap tikus yang ditumpuk dalam kas buah tomat dan juga gula merah, makanya setiap kapal Pelni yang masuk ke pelabuhan Bitung anggotanya sudah berjaga – jaga dipintu masuk terminal penumpang dan area dermaga.
.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s