Perairan Bitung Jadi Tempat Masuknya Satwa Langka

Satwa yang harus dilindungi
Satwa yang harus dilindungi

Bitungnews – Lagi – lagi perairan Kota Bitung menjadi tempat masuknya hewan satwa yang dilindungi, dimana 44 Ekor satwa langka, berjenis Kakatua Raja dan Nuri Irian kembali ditemukan diatas kapal oleh Sektor Bitung Timur, dari informasi yang didapat, bahwa satwa yang dilindungi ini milik anggota TNI Gorontalo tanpa dokumen yang resmi.

Mengenai satwa yang dilindungi sudah beberapa kali masuk lewat perairan Bitung, tahun kemarin Satwa ini ditemukan di pelabuahan Bitung, melalui kapal Pelni oleh anggota Sektor KP3 dan Karantina Bitung, dan itupun pemiliknya juga anggota Brimob Gorontalo, sehingga hampir terjadi gesekan, sampai – sampai salah satu Wartawan Bitung hampir dipukul oleh anggota Brimob Gorontalo yang mau meliput.

Kapolsek Sektor Bitung Timur, AKP Frelly Sumampow mengatakan, satwa itu dititpkan disalah satu kapal laut yang baru tiba dari Papua, dan satwa itu sempat kami tahan, begitu mengetahui kalau satwa itu milik anggota TNI Gorontalo makanya kami lepas, karena kami tidak mau terjadi gesekan cuman gara – gara Satwa.

Sesuai dengan Undang – Undang Perlidungan Satwa Langka dalam Pasal UU tersebut disebutkan dalam pasal 40 ayat (2) jika melanggar Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) seperti dikutip dibawah, dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Sudiyono, Kepala BKSDA Sulut, dari konfirmasi melalui Handpone menjelaskan kepada beberapa Wartawan, bahwa dirinya sangat kecewa dengan sikap yang kurang tegas dari Polisi Sektor Bitung Timur yang telah melepaskan begitu saja 44 Ekor Satwa, kalaupun mereka tidak mau terjadi gesekan, seharusnya mereka berkoordinasi dengan kami, karena satwa – satwa itu dilindungi dengan UU.

Mengetahui hal ini, kami dari pihak BKSDA Sulut alat akan menyurat ke BKSDA Propinsi Gorontalo dan juga TNI / Polri Gorontalo agar menindak lanjuti, dan mengembalikan satwa ini kehabitat semula

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s