Warga Pasar Bitung Menolak Pembangunan Gereja Yang Tidak Mengantongi IMB

Camat maesa dan masing - masing  FKUB
Camat maesa dan masing – masing FKUB
Bitungnews – Pembangunan Gereja yang tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) mendapat sorotan berat bagi masyarakat yang berlokasi di Kelurahan Bitung Timur, Lingkungan 1, Kecamatan Maesa (Kompleks Pasar Bitung), dimana bangunan Gereja tersebut yang panjangnya 8×12, Lebar 8 Meter ini tidak melaporkan kepada Camat, Lurah dan perangkatnya serta masyarakat dan ormas.

Pada dasarnya, kami tidak tau sama sekali kalau lokasi ini akan di dirikan gereja, melihat Fien Sompotan dan beberapa orang – orangnya datang kelokasi untuk meninjaunya, hanya dengan selisih dari bebereapa hari Fien Sompotan langsung mengkerahkan para pekerja bangunan segera mendirikanya tanpa mengkoordinasi dengan Kepala Lingkungan, RT dan juga masyarakat setempat.

Sebenarnya masyarakat tidak menolak atau melarang bagi siappun yang ingin mendirikan tempat ibadah, asalkan mempunyai aturan – aturan dan juga mekanisme yang ada, sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) No 8 dan 9 Tahun 2006 tentang pendirian tempat ibadah.

Lurah Bitung Timur Rocky Pontoan, Kepala Kantor Perpustakaan Arsip Daerah Bitung Haji Harun Darise, SPD, Kepala Dinas Komunikasi Bitung Haji Sikamang, Pendeta Robby Kawengian Wakil Ketua FKUB, Ustat Abdul Latif Tahir Sekertaris FKUB, Anggota Mapolesek Bitung Tengah Hilman Thalib datang kelokasi pembangunan Gereja sekaligus untuk mediasi. “Rocky Pontoan, mengatakan sebagai Lurah yang baru beberapa bulan menjabat, proses darti pembengunan Gereja ini kami tidak tau sama sekali, dan saya minta kepada Kepala Lingkungan yang ada diwilayah masing – masing harap melaporkan, biar kegiatan yang ada diwilyah tersebut saya tau”.

Dengan suara yang berbisik – bisik, warga yang ada dilokasi mengatakan, kami mendengar dari Fien Sompotan yang katanya pembangunan Gereja ini di danai oleh Wali Kota Bitung, sedagkan pendeta yang biasa dipanggil dengan nama Utu pun mengatakan kepada Anggota Mapolsek Bitung Tengah, kebetulan kami dapat bantuan dari Wali Kota Bitung, sedangkan surat – suratnya yang tidak lengkap belum tentu dapat, untuk mempertanggung jawabkan dana tersebut, bahwa surat dari Lurah sudah lengkap.

Camat Maesa, Dra. Stela J. Mangkey, Msi, mengundang pihak yang terkait diatas bisa datang ke Kantor Camat Maesa Bitung, untuk melanjutkan mediasi, agar dari masing – masing pihak bisa menemukan bagaimana cara memecahkan masalah ini, dan kami minta kepada masyarakat agar selalu menjaga stabilitas keamanan, jangan mudah terprovokasi dengan orang – orang yang tidak bertanggung jawab, kami minta juga masyarakat bersabar, dan percayakan semua ini kepada pihak pemerintah untuk menanganinya. Lokasi pembengunan Gereja ini dijaga ketat Anggota Polisi, agar menjaga hal – hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s