Keluarga Korban Pembunuhan Dua Bocah Turun Demo di Pengadilan Negeri Bitung

Keluarga besar Messi dan Nicky
Keluarga besar Messi dan Nicky
Bitungnews – Aksi demo yang dilakukan oleh keluarga korban pembunuhan dua bocah penjual pisang goreng, yang bernama Messi Angelika Pangumbahas yang berumur 6 Tahun dan Nicky Kurniawan Mengko yang berumur 9 Tahun, yang telah dibunuh di Kelurahan Winenet, Kecamatan Aertembaga, pada Januari 2014 ini, berjan aman, lancar, dan damai. (24/07)

Maksud dan tujuan kedatangan keluarga korban ke Kejaksaan Negeri Bitung dan juga pengadilan Negeri Bitung hanya sekedar mengingatkan Jaksa Penuntut Umum dan Anggota Majelis Hakim yang menangani kasus ini agar dapat bertindak arif dan bijaksana, serta menjunjung tinggi asas keadilan demi kemanusiaan, serta meminta kepada Jaksa Penuntut dan juga Anggota Majelis Hakim agar menjatuhkan Hukuman seumur hidup kepada tersangka yang bernama Abdul Rivai Ranti, alias Nyong, dan mencabut kembali tuntutan 20 Tahun waktu persidangan Tanggal 10 Juli 2014.

Aksi demo ini, melibatkan banyak kalangan anak – anak yang ada di Kota Bitung, apalagi sekarang ini memperingati Hari Anak Nasional, sebagai momentum yang mengingatkan segala komponen Bangsa untuk memberikan perlindungan yang terjamin dan terbaik bagi anak, sementara dalam Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak, dicantumkan untuk pelaku pencabulan ataupun pemerkosaan terhadap anak diancam dangan Pidana penjara maksimal 15 Tahun penjara, dan paling sedikit 3 Tahun, namun ketika membunuh dua orang anak sekaligus hanya dituntut penjara 20 Tahun, dihitung dengan logika, hukum manapun tidak dapat dikualifikasi sebagai hukuman yang adil, padahal salah satu tujuan mendasar dari hukum ialah Keadilan.

Cukuplah anak – anak kami, Messi dan Nicky yang menjadi korban kebiadaban oleh tersangaka yang bernama Nyong, dan jangan lagi kita membangktkan niat para penjahat lain kembali menista anak – anak yang ada di seluruh Bangsa dan Tanah Air Indonesia, mana kala dua bocah ini masih hidup, mereka adalah harapan dan kebanggaan dari keluarga, serta pembawa kebahagian bagi orang tua, bukanlah semata – mata karena keluarga dendam dan benci, tetapi ini merupakan ekspresi kecintaan terhadap kehidupan anak – anak sekarang ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s