karyawan mogok kerja
karyawan mogok kerja
Bitungnews – Aksi mogok kerja kembali dilakukan oleh karyawan PT Marina Nusantara Selaras berjalan aman dan lancar.(23/07)

Demo mogok kerja yang dilakukan karyawan tersebut, hanya sekedar menuntut hak mereka kepada Perusahaan Pelayaran Nusantara PT Tanto Intem Line yang berlokasi dijalan A.A Maramis, Kelurahan Bitung Barat Dua, Kecamatan Maesa, Kota Bitung ini segera menanggapi dan membayar hak mereka yang selama ini mereka bekerja di perusahaan tersebut.

Aksi tersebut sudah beberapa kali dilakukan, sampai masalah ini sudah kebawah sampai di DPRD Kota Bitung, serta memanggil pihak perusahaan dan Disnaker untuk membahas masalah ini.

Aksi mogok yang dilakukan oleh karyawan ini mengarah di dua titik, pertama di Depo, kedua Peti Kemas yang sekaligus sebagai kantor, karyawan menutup akses masuk di Depo 2 menggunakan alat dan kontainer, sementara di depan kantor PT Tanto Intem Line, tergantung dua buah spanduk yang bertuliskan, kami sudah melaksanakan kewajiban kami, tapi hak kami tidak diberikan, Depo disegel serta aksi mogok kerja karyawan, tanggal 23 Juli hari ini mesti harus ada kesepakatan dari Pihak perusahaan.

Salah satu karyawan, Anto Bakari, mengatakan, Aksi mogok yang kami lakukan ini hanya karena pembayaran lembur kami belum dibayarkan oleh pihak perusahan, semenjak tahun 1995 sampai tahun 2014 ini upah lembur tidak pernah saya terima, padahal sudah beberapa kali ada rekomendasi dari DPRD Kota Bitung, bahwa pihak perusahaan harus membayar upah lembur karyawan, namun sampai saat ini belum dibayarkan.

Sedangkan dalam Undang – Undang Nomor 13 tentang Ketenagakerjaan, yang tercantum dalam Pasal 144 mengatakan : Terhadap mogok kerja yang dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagai mana yang dimaksud dalam Pasal 140, Pengusaha dilarang, mengganti pekerja / buruh lain dari luar perusahaan atau, memberikan sanksi atau tindakan balasan bentuk apapun kepada pekerja / buruh dan pengurus serikat pekerja / serikat buruh selama dan sesudah melakukan mogok kerja.
Pasal 145 yang mengatakan, dalam hal pekerja buruh yang melakukan mogok kerja secara sah dalam melakukan tuntutan hak normatif yang sungguh – sungguh dilarang oleh perusahaan, pekerja / buruh berhak mendapatkan upah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s