Pedagang Pasar Sagerat Pinasungkulan Melakukan Aksi Pembakaran Ban

Mobil Water Canon melakukan penyemprotan
Mobil Water Canon melakukan penyemprotan
Bitungnews – Aksi pembakaran ban yang dilakukan oleh pedagang pasar Sagerat Pinasungkulan, lantaran kesal sama pemerintah Kota Kitung yang selama ini hanya janji palsu, dan membuat para pedagang yang berjualan dipasar Sagerat lebih sengsara.(25/06)

Tuntutan pedagang pasar ini, meminta kepada pemerintah kota bitung, supaya pedagang Bawang, Rica, Tomat (Barito), serta pedagang Ikan basah yang berjualan dipasar Girian segera dipindahkan kepasar Sagerat, supaya pasar Sagerat akan ramai dengan para pembeli.

Selama ini, kami hanya diberikan janji palsu oleh pemerintah kota , tapi mana janji mereka selama ini, tidak pernah mereka tepati, kami minta pemeritah Kota Bitung, harus megambil tindakan, dan kalau tidak, kami pedagang pasar sagerat akan tetap melakukan aksi pembakaran setiap hari, kami berjualan dipasar sagerat ini, bukan bikin kami sejahtera, malahan hanya bikin kami lebih sengsara, sampai modal kami habis.

Aksi pembakaran ban, dan juga pelemparan kursi plastik kejalan, serta pemblokiran jalan diarea pasar dengan drum sampah, bentuk dari kekecewaan, dan meminta Kedis Pasar dicopot dari jabatannya, serta meminta Wali Kota Bitung, Hanny Sondakh datang kepasar sagerat, dan memberikan penjelasan kepada kami mengenai hasil rapat terakhir dikantor Wali Kota Bitung kemarin.

Keributan yang terjadi dipasar Sagerat, dijaga ketat oleh Polisi Mapolres Bitung, yang disiagakan dengan anggota yang cukup banyak, untuk mengantisipasi jangan sampai para pedagang pasar ini melakukan hal – hal yang negatif, untung saja hujan yang cukup keras turun, sampai emosi para pedagang pasar ini sempat redah sejenak.

Mobil Water Canon, milik Mapolres Bitung yang sedang membersihkan sisa pembakaran ban, tiba – tiba datang salah satu pedagang pasar, bernama Yudin Ibrahim yang sudah mabuk berat, menari – nari didepan mobil Water Canon, sampai air yang keluar dari mobil tersebut mengenai dirinya, sehingga membuat dia terjatuh.” Dan akhirnya , Yudin Ibrahim ini, dibawah lari kerumah sakit untuk mengetahui keadaanya, apakah akibat dari semprotan mobil Water Canon, atau pengaruh Alkohol. Pedagang pasar yang sempat menyaksikan adegan ini langsung emosi, kerena mereka tidak terima dengan tindakan yang dilakukan oleh pihak polisi.

Waka Polres,Kompol Iwan Manurung, yang dijumpai para pedagang pasar didepan Mapolres Bitung, mengatakan,seandainya kalau anak buah kami bersalah,kami akan tindak lanjuti,itupun kalau bersalah,dan mengenai insiden yang tadi,setaunya saya, mobil water Canon tersebut, sedang melakukan pembersihan dari sisa pembakaran ban yang dilakukan oleh pedagang pasar, kami minta kalau melakukan aksi – aksi tersebut jangan diambil dengan cara mabuk, justru dengan cara ini sudah melanggar Kantibmas ,apalagi program berenti jo bagate sudah lama dikeluarkan di Kota Bitung, mengenai pengobatan korban dirumah sakit, akan ditanggung oleh pihak Mapolres Bitung, dan kami minta pada pedagang pasar, segera bubar dan kembali kerumah masing – masing .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s