PERMOHONAN PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH/WAKIL KEPALA DAERAH KOTA BITUNG

Gedung MK. (photo: mahkamahkonstitusi.go.id)
Gedung MK. (photo: mahkamahkonstitusi.go.id)
RISALAH SIDANG
PERKARA NOMOR 226,227/PHPU.D-VIII/2010
PERIHAL
PERMOHONAN PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN
UMUM KEPALA DAERAH/WAKIL KEPALA DAERAH
KOTA BITUNG
ACARA PEMERIKSAAN PERKARA
(I)
J A K A R T A
SELASA, 28 DESEMBER 2010
MAHKAMAH KONSTITUSI
REPUBLIK INDONESIA
————–
RISALAH SIDANG
PERKARA NOMOR 226, 227/PHPU.D-VIII/2010
PERIHAL
Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan
Wakil Kepala Daerah Kota Bitung
PEMOHON
– Ramoy Markus Luntungan dan Yodries Everson Kansil (Perkara
Nomor 226/PHPU.D-VIII/2010)
– Robert. K. Lahindo dan Meiti Kolang (Perkara Nomor 224/PHPU.DVIII/2010)
ACARA
Pemeriksaan Perkara (I)
Selasa, 28 Desember 2010 Pukul 11.00 WIB
Ruang Sidang Gedung Mahkamah Konstitusi RI,
Jl. Medan Merdeka Barat No. 6, Jakarta Pusat
SUSUNAN PERSIDANGAN
1) M. Akil Mochtar (Ketua)
2) Muhammad Alim (Anggota)
3) Hamdan Zoelva (Anggota)
Hani Adhani Panitera Pengganti ii
Pihak yang Hadir:
Kuasa Hukum Pemohon Perkara Nomor 226/PHPU.DVIII/2010:
– N.O. Karamoy
Kuasa Hukum Pemohon Perkara Nomor 227/PHPU.DVIII/2010:
– Raymond. S. Langoh
Termohon:
– S.A. Sondakh (Ketua KPUD Kota Bitung)
– W.H. Harlianto (Anggota KPUD Kota Bitung)
– Silvi Rumampuk (Anggota KPUD Kota Bitung)
– Frans Tular (Anggota KPUD Kota Bitung)
Kuasa Hukum Termohon:
– Dance Kaligis
– Dekrol Raintama
Kuasa Hukum Pihak Terkait:
– Nico Walone
– Fisco Daniel
– Jhoni Pandaerut
– Ferdinand Tatawi 1
1. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sidang dalam Perkara Nomor 226 dan 227/PHPU.D-VIII/2010,
Perselisihan Hasil Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota
Bitung saya nyatakan dibuka dan terbukan untuk umum.
KETUK PALU 3X
Saudara Pemohon 226 hadir? 227? Baik, Termohon dan ini Pihak
Terkait ya? Sebagaimana biasa persidangan di Mahkamah ini saya
persilakan dulu memperkenalkan diri dari Pemohon yang hadir siapa atau
mewakili siapa? Ya, dua, dua ya 226 dulu baru 227, silakan.
2. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Terima kasih, Yang Mulia.
Saya sebagai penerima kuasa dari pasangan Ramoy Markus
Luntungan dan Yondries Kansil sebagai penerima kuasa yang diwakili oleh
saya sendiri nama N.O. Karamoy, S.H. Terima kasih.
3. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
N.O?
4. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Karamoy.
5. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Karamoy ya? Kantor Alexander Wenas ya?
6. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya, benar.
7. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hadir sendirian?
SIDANG DIBUKA PUKUL 13.10 WIB 2
8. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Sendirian.
9. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pihak Prinsipal tidak hadir ya?
10. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Tidak hadir.
11. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Izin kuasanya nanti difotokopi dilengkapi di Kepaniteraan ya…, izin
advokatnya, maaf bukan kuasanya.
12. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya.
13. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
227?
14. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Terima kasih, Yang Mulia.
15. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pinggirnya itu ya, matikan satu.
16. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Terima kasih, Yang Mulia.
Saya adalah kuasa dari pasangan Robert K. Lahindo dan Meiti
Kolang dan dalam hal ini berkedudukan sebagai kuasa substitusi, untuk
itu kami mohon izin untuk mengajukan surat kuasa substitusi. 3
17. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara substitusi ya?
18. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Betul, Yang Mulia.
19. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Coba diambil surat kuasanya. Nama Saudara?
20. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Nama saya Raymon S. Legoh, S.H.
21. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, minta surat kuasanya. Ini kantornya sama?
22. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Tidak, Yang Mulia.
23. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, ini Saudara juga beralamat di Titian Indah Blok J-412 Medan
Satria Baru, Bekasi. Di sini juga Titian Indah Blok J-412 A Medan Satria
Baru dari penerima Kuasa Joice Maikal, S.H. kan sama kan?
24. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Maksudnya alamat pemberi kuasa sama Pak, tetapi bukan dari
Alexander Wenas.
25. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, lah, Prinsipal memberi kuasa kepada Joice Makal, S.H dan
kawan-kawan yang kantornya beralamat di J-412 A? 4
26. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Betul.
27. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, kemudian mereka ini lho bukan lagi nih ini yang memberi
Kuasa J. Makal, S.H. ini mana?
28. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Pemberi kuasa substitusi J. Makal, S.H., Pak.
29. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dengan ini mensubstitusikan kuasa tersebut kepada Jeferson
Kautuk, Reza Herlambang, Reymon Legoh, Sammy J.H. Wati, ya betul?
30. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Betul.
31. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara sendiri namanya?
32. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Raymon S. Legoh.
33. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Raymon S. Legoh? J. Makal, S.H. ini mana?
34. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Tidak hadir, Pak. 5
35. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dia tidak penerima kuasa di sini? Oh, J. Makal ini dengan Joice
Makal?
36. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Ya.
37. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Inilah satu Joice, satu J ya, memberi Kuasa kepada Saudara juga
kan substitusi kan?
38. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Betul, Pak.
39. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nah, kantornya sama?
40. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Ya.
41. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya itulah saya kan cuma ngecek bilang alamatnya sama? Oke
Saudara substitusi kenapa kok substitusi? Padahal kuasanya banyak dan
Saudara sendiri ini yang tanda tangan?Nanti izin advokatnya dilengkapi,
fotokopinya ya.
42. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Ya, Pak.
43. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
disampaikan di Kepaniteraan sidang ini. Pemohon dua-duanya
dilengkapi, Termohon silakan memperkenalkan diri, apa hadir sendiri atau
dengan kuasa? 6
44. TERMOHON: FRANS TULAR (ANGGOTA KPUD KOTA BITUNG)
Baik, Yang Mulia. Kami akan perkenalkan yang hadir, anggota KPU
Kota Bitung hadir seluruh, Ketua Drs. S.A. Sondakh, kemudian anggota
W.H. Harlianto, S.H, anggota (…)
45. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hadir?
46. TERMOHON: FRANS TULAR (ANGGOTA KPUD KOTA BITUNG)
Hadir.
47. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, angkat tangan saja, kalau anu supaya jelas.
48. TERMOHON: FRANS TULAR (ANGGOTA KPUD KOTA BITUNG)
Kemudian anggota Dra. Silvi Rumampuk,M.Si, kemudian anggota
Yudi Mamesa, kemudian anggota saya sendiri, Frans Tular, kemudian Kuasa
Hukum KPU Dance Kaligis, S.H, kemudian Dekroli Raintama, S.H.
Terima kasih Yang Mulia.
49. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ini surat kuasa Saudara ini dari ketua memberi kuasa kepada
advokat juga, memberi kuasa juga kepada anggota, bagaimana ini?
Saudara-Saudara itu kan kan mewakili institusi, bukan mewakili perorangan.
Jadi ketua itu bertindak untuk dan atas nama Komisi Pelihan Umum Kota
Bitung. Saudara-Saudara sendiri kan Prinsipal, gimana Saudara menjadi
kuasa? Kan tidak mungkin anggotanya berbeda dengan ketuanya kalau
ngomong terhadap sesuatu perbuatan hukum penyelenggaraan Pemilu.
Kalau satu itu misalnya ketuanya memberi kuasa kepada advokat ini, ini,
anggotanya ikut hadir sebagai Prinsipal, ini ketua ngasih kuasa kepada
anggota. Termohon itu adalah Komisi Pemilihan Umum Kota, bukan ketua,
bukan anggota, ya yang mewakili institusi adalah Saudara-Saudara itu.
Melekat itu, nanti perbaikin kuasanya ya? Jadi kalau kuada advokat saja,
tapi Saudara-Saudara Prinsipal hadir, karena nanti kan memberikan
penjelasan yang berkaitan dengan penyelenggaraan. Saudara kan
melaksanakan kewajiban menurut undang-undang kan, ya toh? Jadi lain
lagi nanti tuh, kalau dalam satu perbuatan hukumnya, nanti perbaikin dan
demikian yang advokat berpakaian advokat dan harus melampirkan surat
izinya. Nanti difotokopi saja serahkan ke Panitera, kuasanya perbaiki. Lalu
Pihak Terkait. 7
50. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Terima kasih, Yang Mulia.
Saya datang pada hari ini bersama dengan penerima kuasa, temanteman dari pasangan atau dari Pihak Terkait dan yang hadir pada hari ini
adalah kami berempat. Saya Nico Walone, S.H, juga hadir Fisco Daniel, S.H,
Jhony Pandaerut, S.H, Ferdinan Tatawi, S.H.
Kemudian ada juga Bapak Amir Syamsudin, namun perlu kami
sampaikan kepada Yang Mulia bahwa Bapak Amir Syamsudin masih ada di
luar kota dan sebentar setelah sidang beliau akan datang ke Mahkamah
Konstitusi untuk menandatangani kuasanya, terima kasih.
51. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara sudah masukkan permohonan untuk menjadi Pihak Terkait?
52. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Terima kasih, Yang Mulia. Kami sudah siapkan permohonannya.
53. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, sudah masuk belum? Permohonan itu dimasukan lebih dulu,
nanti hakim yang memutuskan apa sudah diterima atau tidak Pihak Terkait,
kan gitu. Ada, sudah dibawa?
54. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Ada, terima kasih.
55. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ambil, fotokopi, izin advokatnya dilengkapi selesai persidangan ini
semuanya.
56. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Baik. 8
57. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara Pemohon Perkara 226, apakah permohonan Saudara
sudah siap untuk disampaikan atau ada perbaikan atau perubahan?
58. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ada perbaikan, Yang Mulia.
59. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sudah slap perbaikannya?
60. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Kami minta waktu, Yang Mulia.
61. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang 227?
62. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Terima kasih, Yang Mulia. Kami pun ada perbaikan dan kami
mohon waktu untuk perbaikan.
63. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sekarang saya tanya, apa yang menjadi inti perbaikan Saudara,
apakah berkaitan dengan substansi, administratif atau apa?
64. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Ya.
65. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya, terima kasih Yang Mulia.
Yang menjadi perubahan kami dalam gugatan memang
merupakan satu hal yang substansi. Boleh kami sebutkan di sini adalah
bahwa pasangan calon nomor 4, calon Walikota Bitung dalam tahapan9
pemeriksaan kesehatan, calon tersebut tidak mengikuti sebagaimana
mestinya yakni salah satu bidang yang tidak dia ikuti yaitu treadmil atau
pemeriksaan jantung. Sehingga kalau standar treadmil itu harus nilai 6
maka calon Walikota Hani Sondak mempunyai nilai 0. Ini salah satu hal
yang kami belum masukan dan masih banyak hal lagi yang perlu kami
masukkan dalam gugatan.
66. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, jadi begini Saudara-Saudara ya? Ini perkara Pemilukada ini
speedy trial, cepat terbatas. Saudara harus tahu sebelum mendaftarkan
permohonan ini ke Mahkamah Konstitusi, dalil-dalil permohonan Saudara itu
sudah harus disiapkan sedemikian rupa. Kalau itu kan hanya tambahannya
saja dan gini ndak perlu…, kalau memang Saudara ingin menjelaskan saya
akan kasih kesempatan kepada Saudara untuk menjelaskan pokok-pokok
permohonan saja. Tidak lebih dari 3 menit itu. Kalau tertulis sudah lama
dibaca itu, permohonan, sudah baca. Hakim juga sudah baca. Jadi misalnya
Saudara mengatakan ada pemaksaan, penekanan, mutasi, pemecatan, itu
kan dalil Saudara yang pertama. Kemudian ada pemilih yang terdaftar
dalam Pilgub Sulut. Kemudian tidak terdaftar dalam Pilkada Bitung.
Kemudian pemilih yang terdaftar itu tidak dapat menggunakan hak pilih
karena surat pemberitahuan dan tempat pemungutan suaranya tidak
diberitahukan. Kemudian ada lembaran DPT di TPS itu menggunakan logo
pemerintah daerah, kemudian adanya penggelembungan suara. Kemudian
DPT ganda di Kelurahan Giriyan, itu yang saya lihat dari dalil-dalil
permohonan Saudara, kan?
Kemudian Saudara ingin menambah itu lagi? Ya kan? Tambahan
Saudara mengatakan bahwa dalam proses pemeriksaan kesehatan, Pihak
Terkait pasangan calon Nomor 4, itu tidak melaksanakan sepenuhnya. Ya,
kan? Proses pemeriksaan itu diantaranya treadmil kan gitu? Ada lagi
enggak? Kalau hanya itu berarti kan Saudara bisa menjelaskan yang
pokok-pokok dulu, nanti bisa ditambahkan. Besok kita akan kasih
kesempatan dan itu juga bisa ditanggapi, yang penting Saudara sampaikan
dulu lisan. Tertulisnya tinggal ditambahkan, sehingga Pihak Termohon dan
Terkait bisa menanggapinya. Kan begitu?
Di samping hal itu apa lagi yang mau ditambahkan? Atau hanya itu?
Karena ini begini, berkaitan dengan pembuktian nanti. Dalil-dalil itu sudah
kita sebutkan, sudah kita identifikasi kalau ngomong mudah, sekarang
pembuktiannya nanti kita buktikan gitu lho. Supaya cepat ini, ada lagi
enggak selain soal itu?
67. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Masih ada lagi, Yang Mulia (…) 10
68. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa?
69. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Karena kami tim, kita akan berkoordinasi dengan tim (…)
70. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saya tidak bisa kasih waktu Iebih lama, harusnya pada saat…, ini
kan register sudah lama. Saudara saja terima kuasanya tanggal berapa?
Coba, 15 Desember bahkan…, 23? Ya, kuasanya itu 15 Desember lho.
Kalau sudah lama begitu hari ini Saudara baru rubah, agak repot itu, harus
profesional bekerja karena pembayaran belum jelas atau bagaimana ini?
Kalau penulisan-penulisan perbaikan renvoi itu ndak menjadi masalah itu.
Yang penting dalilnya Saudara mau tambah apa? Jangan.., Saudara harus
banyak lagi, banyak nanti kan bikin permohonan lagi, itu persoalan, sudah
berapa kali sidang di MK?
71. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
2 kali dengan ini, Yang Mulia.
72. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pilkada?
73. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya.
74. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Panel saya baru sekali?
75. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Sudah 2 kali dengan ini. 11
76. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, tahu kan sistem yang saya bangun itu adalah hari ini kita kasih
kesempatan, besok jawab dan besok juga Anda harus siapkan saksi. Kita
kerjanya begitu. Kalau enggak waktu 14 harinya…, ini ada yang mau
tahun baru lagi. Libur lagi, ini kan harus dihitung. Saudara kan ada yang
mau natal, mau tahun baru juga kan? Jadi kita harus itu. Kalau Pemohon
yang Nomor 226, 227?
77. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Kami akan ada penambahan substansi.
78. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa?
79. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Antara lain seperti yang sudah disampaikan oleh Pemohon yang
terdahulu (…)
80. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Soal itu sama?
81. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Ya.
82. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang lain lagi? Selain dalil itu.
83. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Selain itu mungkin cuma dalam (…)
84. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jangan mungkin. 12
85. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Bukti saja Pak tidak, tidak (…)
86. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kalau bukti nanti kita akan ada pembuktian (…)
87. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Penyebutannya Pak.
88. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kalau itukan administratif saja sih Pak belum lumrah, kalau ini ya
Saudara Termohon sudah siap jawabannya? Sudah slap belum? Termohon
jawabannya sudah slap? Itu mic-nya hidup dulu karena ini SaudaraSaudara direkam. Jadi dalam berita acara sidangnya direkam ya, sudah
siap untuk membuat jawaban?
89. TERMOHON: FRANS TULAR (ANGGOTA KPUD KOTA BITUNG)
Yang Mulia kita belum siap dan kita siap besok.
90. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pihak Terkait keterangannya sudah slap?
91. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Terima kasih Yang Mulia, kami juga belum slap.
92. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Mau ngapain kalian semua datang ke MK ini semua enggak siap?
Coba hakimnya dari jam 05.00 WIB subuh sudah slap, Saudara-Saudara
belum slap, apa lagi yang pakai toga hitam ini kan jelas. Ada prestasi, ada
kontra prestasi kan begitu, teken kuasa ada akibatnya. Nah ini belum slap
semua gimana ini?
Ya, jadi Saudara Pemohon, Saudara jelaskan dulu ini permohonan
Saudara besok saya kasih kesempatan untuk adendumnya tambahan oke?
Nah, sekaligus saksi sudah slap belum besok? 13
93. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Belum Yang Mulia, justru pada kesempatan ini kami mengusulkan,
memohon kepada Yang Mulia agar supaya dalam pemeriksaan saksi bisa
dilakukan lewat teleconverence dengan alasan karena begitu banyak saksi
yang kita ajukan dari Bitung.
94. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa saksi yang Saudara mau ajukan dalam perkara Saudara
95. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ada sekitar 60 orang saksi Yang Mulia.
96. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Banyak betul 60 itu, yang Nomor 227 berapa saksi?
97. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Dari pihak kami tidak sebanyak itu tetapi sekitar 20-an.
98. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara seleksi lagi itu, jangan terlalu banyak, bukan jumlah
saksinya yang penting tapi kualitasnya terhadap satu dalil mungkin 3 saksi
cukuplah ya, kan? Tapi tepat begitu loh kalau soal vicon Saudara harus
masuk permohonannya, daftar saksinya harus disebutkan nama, alamat,
umur, agamanya apa dan saksi itu misalnya Vence akan menerangkan
tentang apa dia? Soal money politics-kah, soal intimidasi kah, soal apa?
Nanti kita akan hubungi, universitas di Sam Ratulangi di falkutas
hukumnya, jam tanggal berapa slap? Jadi vicon itu agak Iebih rumit,
Saudara masuk dulu permohonannya, kita akan kontak ke sana, jam
berapa bisa mengudaranya jam berapa, saksi Saudara sudah harus siap di
sana karena petugas-petugas keagamaannya juga harus siap pengambilan
sumpah dan segala macam di sana. Rohaniwannya itu harus slap. Jadi
tidak bisa begitu hari mau hujan Iangsung ambil payung, harus slap dulu.
Bisa disiapkan untuk hari ini saksinya daftarnya karena untuk besok. 14
99. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Kami baru siapkan permohonan Yang Mulia.
100. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berat ya, ya hari ini permohonan Saudara besok kan hari ini kan kita
bisa kontak ke sana, besok itu kita tentukan jam berapa bisa main
memeriksa saksinya. Jadi di sini Anda lihat layar, kita periksa saksinya kan
enggak bisa tiba-tiba ini, ini kita mau sidang enggak bisa begitu siapin dulu.
Yang 227 mau vicon juga video converence?
101. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Terima kasih Yang Mulia, kami mengharapkan juga yang sama.
102. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Masa semuanya vicon, sudah enggak bayar minta tanggung lagi sama
pengawas. Kalau vicon itu enggak bayar itu keluar ongkoslah bawa saksinya
ke Jakarta pakai pesawat dulu ini akhir tahun biar suruh tahun baru di sini
dulu saksinya.
Termohon ngajukan saksi enggak?
103. TERMOHON: FRANS TULAR (ANGGOTA KPUD KOTA BITUNG)
Yang Mulia ada jadi setelah kami melihat permohonan, kami akan
mengajukan saksi sekitar 12 sampai 20 orang, terima kasih Yang Mulia.
104. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, jadi begini Saudara Termohon. Yang Saudara bantah itu
sepanjang menyangkut penyelenggaraan tugas Saudara. Jadi yang diberi
yang akan menyampaikan keterangan atau saksi nanti itu adalah petugaspetugas Saudara itu, KPPS, TPS ya PPK. Tapi sepanjang dalam dalilnya
Saudara lihat ada enggak? Kalau soal urusan Pihak Terkait karena enggak
hadir Pihak Terkait itu urusan Pihak Terkait itu nanti membantahnya ya,
kan? Soal money politics itu bukan urusan Saudara itu kecuali kalau Saudara
ikut terlibat menyerahin duit karena itulah lain lagi urusannya, ada tuduhan
seperti itu misalnya pengerahan PNS, pemecatan pegawai itu kan bukan
urusan KPU itu, kecuali kalau Saudara yang memutasikan pegawai itu. Nah,
itu Saudara yang bantah, gitu-lah. Jadi saksinya disiapkan sepanjang dalil
yang menyangkut penyelenggaraan Pemilu…, Pemilukada maksudnya.
Pihak Terkait, saksi ada enggak?15
105. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Terima kasih Yang Mulia. Bahwa kami juga menyediakan saksi.
106. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa?
107. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Sekitar 10 sampai 15 orang.
108. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, ini kita catat karena jadi berita acara. Saya enggak mau sampai
waktunya nambah, kurang boleh nambah enggak boleh, karena kita
mengatur ini, saya…, ini 60, yang itu 20, yang ini 15, yang sana 20 kurang
lebih 100 lebih ini saksi kalau jadi semua. 100 lebih saksi itu, waktu kita
tersisa tinggal sekian hari, ini kan kita harus setting waktunya dengan balk.
Jangan besok mau putus baru kesempatan kita bikin putusan hari ini,
matilah kita kan? Saudara kan harus mikir juga itu sebab itu strateginya
dipakai.
Oke, Saudara jelaskan dulu pokok-pokok permohonan Saudara
mulai dari 226, kekurangannya besok. Nah, besok saya kasih kesempatan
untuk kepada Termohon.
Ya, silakan, pokok-pokoknya saja seperti yang saya ulangi tadi ya?
109. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya, terima kasih Yang Mulia. Kepada Yang Terhormat Ketua
Mahkamah Konstitusi.
110. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak usah lagilah itu. Objek sengketa itu enggak usah, langsung
saja dalilnya apa gitu. Yang inti-intinya Saudara yakin betul itu.
111. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya, terima kasih Yang Mulia. 16
Bahwa Pemohon keberatan atas proses atau penyelenggaraan
Pemilihan Umum Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota Bitung Tahun
2010. Sebab dilaksanakan tidak sebagaimana yang dilakukan tidak
sebagaimana diamanatkan oleh ketentuan dan perundangundangan yang
berlaku dan karenanya adalah tidak sah atau cacat hukum, in casu
Termohon telah melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagai berikut,
alasan-alasan tersebut sudah disampaikan oleh (…)
112. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dianggap sudah dibacakan. Memang sudah kita baca kan gitu. Apa
lagi? Saudara ndak terima karena penyelenggarannya tidak sah, ya kan
alasannya. Terus apa lagi? Tidak netral tadi kan, dengan cara apa tidak
netral? Misalnya, ikut membagikan duit, itu kan jadi alasannya kan? Ikut
memobilisasi massa untuk mendukung pasangan calon tertentu. Aduh,
masa saya harus jadi pengacara ini, tapi kan saya punya kewajiban
beritahu, kan gitu. Ada lagi?
113. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ada lagi Yang Mulia tapi dianggap sudah terbaca.
114. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke.
115. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Dan saya masuk pada petitum.
116. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Petitum ya.
117. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Yang pertama, kiranya Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi
mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya.
Dua, menyatakan batal berita acara rekapitulasi hasil perhitungan
suara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bitung Tahun 2010, nomor,
nomor sekian dan seterusnya.
Ketiga, memerintahkan kepada Termohon untuk melakukan
pemungutan suara ulang atau Walikota dan Wakil Walikota Bitung 17
periode 2011-2015 di semua TPS sesuai dengan waktu dan ketentuan 60
hari lamanya.
Empat, memerintahkan untuk melakukan validasi kembali data
pemilih pada daftar pemilih tetap pemilihan Walikota dan Wakil Walikota
2010 dan seterusnya di semua TPS.
Kelima, memerintahkan kepada Termohon untuk menindak petugas
KPPS yang terbukti melakukan pelanggaran dan atau apabila Mahkamah
Konstitusi lain berpendapat lain mohon kiranya putusan yang seadiladilnya.
Hormat kami Pemohon, Kuasa Hukum, N.O. Karamoy.
118. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, kalau perintah untuk menindak KPPS itu, Iangsung saja itu
sama KPU-nya. Kalau salah enggak ditindak ya kacau juga ya? Oke, tapi
enggak apa-apa nanti kita permohonan ya. 227?
119. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Terima kasih Yang Mulia ya? Kami tidak akan membacakan lagi
permohonannya.
Pemohon berkeberatan atas penyelenggaraan Pemilihan Umum
Kepala Daerah Bitung dengan alasan-alasan. Adanya intimidasi
pemaksaan, penekanan, pemutasian, pemecatan dan sebagainya tidak
akan kami bacakan selanjutnya. Selengkapnya (…)
120. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Inti-intinya kan?
121. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Kemudian yang kedua, pegawai negeri yang tidak netral termasuk
KPPS. Ketiga, adanya pemilih yang terdaftar tetapi dalam pemilihan
gubernur tapi tidak terdaftar di DPT Irwako Bitung. Keempat, adanya
pemilihan terdaftar tetapi tidak mempergunakan hak karena tidak
diberikan model C-KWK.PU. Kelima, adanya lembaran daftar pemilih yang
mempergunakan logo Pemerintah Kota Bitung. Keenam, adanya
penggelembungan suara. Ketujuh, adanya pemilihan…, adanya pemilih
ganda, ditambah apa yang telah kami sebutkan tadi akan ada adendum.
122. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Masalah kesehatan calon ya? 18
123. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Ya.
124. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi itu diangap sebagai dalil ya? Besok tertulisnya, kan gitu karena
Saudara sudah menyampaikan lisannya, kan gitu. Supaya bisa menanggapi
karena urusan kesehatan itu urusan penyelenggara juga, ya kan? Apa
buktinya? Gimana hasilnya? Kan gitu. Itu Saudaralah menjelaskannya. Nah,
pihak yang dituduh boleh juga menjawabnya, kan gitu. Semua kok, saya
treadmill cuma tidak di atas mesin, langsung di jalan raya treadmill-nya bisa
juga. Terserahlah kan, nanti buktinya, anunya…, petitumnya?
125. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Kemudian kami langsung kepada petitum. Sehubungan dengan halhal di atas maka dimohonkan kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi
untuk memeriksa, mengadili dan memutus sebagai berikut:
1. Mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya;
2. Memerintahkan kepada Termohon untuk mendiskualifikasikan pasangan
calon nomor urut 4 atas nama Hani Sondak dan Maxmilian Jonas Lombat,
SE, M.Si.
Atau apabila Mahkamah Konstitusi berpendapat lain mohon putusan
yang seadil-adilnya.
Terima kasih Pemohon sudah bertanda kuasa hukum.
126. KETUA: AKIL MOCHTAR
Baik Saudara Termohon dan Pihak Terkait tadi belum siap oleh
sebab itu saya kasih waktu besok untuk jawabannya, sekaligus Pemohon
dari rencana berapa Saksi 40 ya? 60 ya paling tidak bisa enggak 10 saksi
besok? Teleconverence, semua saksi Saudara minta teleconverencen, ya?
127. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya. 19
128. KETUA: AKIL MOCHTAR
Ndak mic-nya dihidupkan dulu mic-nya dihidup. Nah.
129. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Terima kasih Yang Mulia.
130. KETUA: AKIL MOCHTAR
Semuanya?
131. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
226/PHPU.DVIII/2010: N.O. KARAMOY
Ya, saya harap seperti itu.
132. KETUA: AKIL MOCHTAR
Jangan saya berharap, harapan itu kan masih harapan. Yang kita
butuhkan kenyataan kan begitu, apakah ini menjadi kenyataan atau hanya
tetap tinggal harapan yang menggantung lagi di Bumi nyiur melambai
Manado sana, Sulawesi Utara sana. Saudara siapkanlah ya saksinya hari ini
Saudara selesai sidang koordinasi sama Panitera berapa saksi dulu bisa 10
enggak besok? 10 atau 20 kan enggak usah dipaksakan 60 plus yang sebelah
sana ada vicon atau langsung?
133. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Terima kasih Yang Mulia kami juga vicon .
134. KETUA: AKIL MOCHTAR
Ya coba siapkan 10-lah dulu test case bisa enggak untuk besok
karena besok yang pertama Saudara.., apa namanya revisinya tadi secara
tertulis. Yang kedua besok agenda kita adalah mendengar jawaban
Termohon dan keterangan Pihak Terkait lalu kita lanjut pemeriksaan saksi
gitu lho kan ada waktu.
Kemudian Saudara Pemohon 227 Saudara perbaikin enggak
petitumnya ini? Hanya minta anu diskualifikasi saja ini? 20
135. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR
227/PHPU.DVIII/2010: RAYMOND. S. LEGOH
Benar Yang Mulia.
136. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, lah karena itu permintaan Saudara nantilah kita lihat ya? Besok
sidangnya, besok kita sidangnya jam 14.00 ya jam 14.00 dengan agenda
perbaikan sedikit dari Pemohon, jawaban Termohon keterangan Pihak
Terkait dan pemeriksaan Saksi Pemohon saya tetapkan 10, 10 dulu jadi 20
ya? Masing-masing Pemohon 226, 10 Pemohon sana 10 besok Anda
usahakanlah hari ini by phone telepon sana siapkan, masih ada sisa-sisa
laskar tim suksesnya masih ada itu siapkan itu, sama itu ya supaya cepat ini
persidangan. Dan namanya tadi daftarnya akan menerangkan apa Saudara
masukan juga ya, agamanya juga ya, penting karena saksi itu juga
disumpah di sana, dia akan menerangkan apa supaya mudah ini apa lagi
vicon ya sudah biaya pulsanya enggak bayar ya kan, daftar perkaranya
enggak bayar, honornya gede lagi lawyer ini sudah gitu nyalahin hakim lagi.
Oleh sebab itu saya minta kepada semua pihak yang berperkara di sini,
terutama dari Sulawesi Utara ini selalu saja isunya macam-macam. Nanti
kalau sudah ada yang kalah wah bilang hakimnya disogok 20 miliar, 30
miliar kayaknya uang itu murah betul gitu banyak uang 20 miliar itu saya
saja sampai tua segini belum pernah punya uang sebanyak itu. Jadi tolong
semua Saudara-Saudara kita mainnya egaliter saja kita sudah minta kepada
Saudara-Saudara ini mempersiapkan diri secara balk fair-lah mainnya kalah
kalah menang memang perkara harus begitu enggak mungkin semua
menang. Ini begitu ada nanti begitu begini hah isunya masuk koran
macam-macam, Kota Manado itu Panelnya ini juga, dia juga bilang
hakimnya terima duit 20 miliar, saya verifikasi semua di sidang ini. Saya
minta juga yang dalam perkara ini supaya, apa lagi Saudara-Saudara ini kan
advokat ini penegak hukum semua, wajib bagi Saudara ini untuk menjaga
kehormatan pengadilan ini. Kalau ada yang ngomong enggak benar itu ini
kita perintahkan suruh tangkap sajalah, sekarang mainnya begitu saja
pusing semua.
Kita, saya minta ini karena kita sudah sering sekali diintimidasi
dengan cara-cara seperti itu soal Pilkada ini, ya money politics-nya cukup
sampai di daerahlah enggak usah sampai ke MK, ini ya?
Baik ada pertanyaan sebelum saya tutup sidang? Cukup ya? Apa
Pihak Terkait?
137. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Terima kasih Yang Mulia, bahwa kami juga telah menyiapkan
permohonan untuk masuk dalam perkara ini Pak, Perkara Nomor 226. 21
138. KETUA: AKIL MOCHTAR
Tadi?
139. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Tadi 227.
140. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ah sekaligus sajalah.
141. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: NICO WALONE
Ya, ketinggalan.
142. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara ini mentang-mentang bayar 2, 2 juga dibikin suratnya. 1
saja kan bisa tadinya? Sekaligus kan Saudara kan nomor anu kan, nomor 4
ya? Ya, sudahlah. Kenapa enggak sekaligus tadi? Padahal isinya sama
juga dengan nomornya…, oke.
Jadi sekali lagi saya ingatkan ya? Saya ingatkan sekali lagi besok
acaranya jawaban Termoohon, keterangan Pihak Terkait dan perbaikanperbaikan permohonan dari Pemohon dan saksi Pemohon 226 dan 227
masing-masing 10. Cukup?
Baik dengan demikian sidang dalam Perkara Nomor 226 dan 227
saya tunda besok hari Rabu tanggal 29 Desemeber 2010, jam 14.00 WIB.
Pihak-pihak hadir tanpa dipanggil lagi.
Dengan demikian sidang saya nyatakan ditutup.
PALU KETUK 3 X
SIDANG DITUTUP PUKUL 11.51 WIB

Jakarta, 28 Desember 2010
Kepala Biro Administrasi Perkara dan Persidangan,

t.t.d.
Kasianur Sidauruk
NIP. 19570122 198303 1001
Risalah persidangan ini adalah bentuk tertulis dari rekaman suara pada persidangan di Mahkamah
Konstitusi, sehingga memungkinkan adanya kesalahan penulisan dari rekaman suara aslinya.
source: mk.go.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s