2014, Solar Wajib Dicampur 10% Biodiesel

Bio-diesel to save the earth
Bio-diesel to save the earth

Bitungnews, Jakarta – Pemerintah telah mengeluarkan kewajiban pencampuran Bahan Bakar Nabati (BBN) biodiesel ke solar sebanyak 10%, yang dimulai pada bulan Januari 2014. Biodiesel yang dicampur harus berasal dari produk lokal bukan impor dan pemerintah menyiapkan sanksi tegas bagi yang melanggar.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menambahkan persentase campuran bahan bakar nabati (BBN) ke bahan bakar minyak(fosil) hingga 20%. Langkah itu dilakukan jika kebijakan pencampuran BBN jenis biodiesel sebesar 10% ke solar sukses dijalankan.

“Kepada pengusaha pemegang izin usaha Niaga BBN sekarang timing memulai, Kalau penambahan itu sukses kita tambah 20% ,” kata Wacik.

Selain itu, pemerintah juga berencana mengajukan penambahan subsidi pada BBN ke DPR. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan gairah para pengusaha BBN untuk meningkatkan produksinya.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana mengatakan Pencampuran bio diesel sebanyak 10% untuk perusahaan tambang dan industri diharapkan dapat menghemat  100.000 barel bbm fosil per hari.

“ Produksi  Biodiesel saat ini mencapai 4,4 juta KL per tahun,  dengan kapasitas terpasang 5,7 juta KL per tahun,”tambah Rida.

Rida mengatakan berlakunya Permen ESDM nomor 25 tahun 2013 tentang perubahan atas Peraturan Menteri ESDM Nomer 23 Tahun 2008 tentang penyediaan, pemanfaatan dan tata niaga BBN (Biofuel) yang bertujuan untuk meningkatkan pencampuran 10% biodiesel dalam minyak solar (B-10).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s